
Perlengkapan Altar
Altar kayu, tempat hio, mangkok sembahyang, gelas altar, dan perlengkapan ibadah lainnya. Tersedia dari bahan kayu jati, keramik, hingga kuningan.
Best Seller
Panduan Memilih Perlengkapan Altar
Altar rumah yang lengkap sebenarnya tidak menuntut banyak barang. Yang inti hanya empat: meja altar, tempat hio, sepasang tempat lilin, dan wadah persembahan berupa mangkok atau gelas kecil. Selebihnya bersifat menambah, bukan menentukan sah atau tidaknya sembahyang. Memulai dengan yang inti lalu melengkapi perlahan jauh lebih baik daripada membeli satu set besar yang sebagian tidak pernah terpakai.
Tinggi meja altar kerap ditanyakan dan jawabannya berangkat dari prinsip yang sama: permukaan altar berada di atas garis pandang orang yang berdiri di depannya, sehingga rupang tidak pernah ditatap dari atas. Di rumah dengan langit-langit standar, rentang sekitar seratus sampai seratus tiga puluh sentimeter umumnya sudah memenuhi itu. Yang lebih menentukan adalah altar tidak berbagi permukaan dengan barang lain — rak buku atau meja televisi sebaiknya dihindari.
Soal bahan, kayu jati dipilih karena stabil dan tidak mudah melengkung meski bertahun-tahun terkena panas lilin. Keramik dipakai untuk wadah persembahan karena mudah dibersihkan dan tidak menyerap bau. Kuningan tahan panas paling baik sehingga lazim untuk tempat hio, dengan konsekuensi perlu dipoles berkala agar tidak menggelap.